Cerdas Management Waktu – Kerja, Kuliah dan Organisasi Bisa Berjalan Dengan Lancar.
Bekerja butuh Kuliah, Kuliah butuh Bekerja, Fresh Graduate tapi dituntut punya pengalaman ? Mau ikutan Organisasi tapi bingung atur waktu.
Hai
Everyone.! Siapa yang lagi bingung menentukan pilihan kuliah dulu atau bekerja
dulu ?. Dengan berbagai pertimbangan, kita harus bekerja karena butuh uang,
harus kuliah karena butuh ilmu dan butuh berogranisasi agar mendapatkan relasi
dan pengalaman. Kamu tidak harus memilih salah satu. Kamu bisa memilih
ketiganya. Dengan memanagement waktu dengan baik, kamu bisa mendapatkan
berbagai keunggulan.
Bekerja
sambil kuliah bisa membiasakan dirimu meng-handle
pekerjaan dan deadline yang cukup
banyak. Kamu dapat merasakan perbedaan dalam dunia pekerjaan dan dunia
perkuliahan. Bagaimana kamu berhubungan dengan rekan kerjamu dan teman kuliahmu
pastilah berbeda. Maka, disaat kamu membuat batu loncatan kamu akan lebih professional karena kamu sudah memiliki
pengalaman walaupun kamu fresh graduate.
Selain itu, disaat ini lebih banyak company
yang mensyaratkan calon karyawan harus berpengalaman. Jika kamu lulus dengan
memiliki pengalaman pekerjaan, company
akan lebih tertarik bukan?
Ikut
serta dalam organisasi akan membentuk karaktermu lebih unggul. Di Organisasi
jiwa kepemimpinan mu akan dilatih, meningkatkan komunikasi, meningkatkan softskill, membangun rasa kerjasama,
memperluas relasi dan tentu saja kamu akan mendapatkan pengetahuan dan wawasan
yang tidak kamu dapatkan di dunia kerja dan kuliah.
Dari
ketiga pilihan yang akan kamu ambil, artinya kamu bisa lulus kuliah dengan
memiliki pengalaman professional dan
karakter yang cukup matang dimana kamu siap untuk mengambil batu loncatan. Dari
banyak keunggulan yang bisa kamu dapatkan ada beberapa tips agar kamu bisa
Bekerja, Kuliah dan Berorganisasi berjalan bersamaan.
1. Tentukan
Tujuan
Langkah
awal yang harus kamu menentukan “Tujuan”. Apa tujuanmu untuk Kuliah? Apakah
kuliah adalah tekad dari diri kamu sendiri, jangan sampai kamu menjalaninya
hanya karena tuntutan atau mengikuti teman-temanmu karena kamu tidak tahu apa
langkah yang harus kamu ambil. Tentukan jurusan sesuai “Tujuan” mu. Jika ingin
berprofesi sebagai akuntan maka kamu harus mengambil jurusan akuntansi, jika
kamu ingin berprofesi menjadi guru maka kamu harus mengambil jurusan
pendidikan. Jika kamu ingin mendalami seni, maka kamu harus mengambil jurusan
seni meskipun jurusan
2. Tentukan
Prioritas
Dalam
mengerjakan berbagai hal tentu saja harus ada hal yang di prioritaskan. Mengapa
harus ada prioritas?
Tentu
harus ada, karena ada saatnya kamu harus memilih salah satu yang harus kamu jalankan.
Kamu harus membuat skala prioritas untuk memudahkan kamu dalam mengambil
keputusan. Disaat kegiatan mu bentrok dan bersifat urgensi kamu bisa mengambil
keputusan berdasakan skala prioritas.
Hal
apa sajakah yang harus di pertimbangkan dalam membuat skala prioritas ?.
Perlu
di ingat, tujuan dan kondisi masing-masing individu sangat berbeda. Kamu harus
menyesuaikan skala prioritas mu dengan tujuan dan kondisi mu. Sebagai gambaran,
disebagian besar individu yang mengambil pilihan bekerja sambil kuliah adalah
keterbatasan biaya. Maka, bisa saja skala prioritasnya adalah pekerjaan, lalu
kuliah dan yang terakhir adalah berorganisasi. Skala prioritas kembali ke
pilihan individu masing-masing, maka buat skala prioritasmu dengan bijak yaaa.
3. Lihat
Peluang
Setiap
individu memiliki kondisi yang berbeda-beda dan yang pasti memiliki peluang
yang berbeda. Jika kondisi tidak memungkinkan, kamu tidak perlu memaksakan
menjalankan semuanya. Lihat peluang yang ada di sekitarmu, apakah ada pekerjaan
yang bisa mendukung kegiatan perkuliahan, apakah organisasi yang kamu pilih
terlalu menyita waktu yang akan menyebabkan pekerjaan dan kuliah mu
terbengkalai. Semua harus kamu pertimbangkan dengan sangat bijak, agar
dikemudian hari hal yang tidak diinginkan dapat kamu cegah.
4. Pilih
Pekerjaan yang relevan
Apa
pekerjaan yang relevan untuk mendukung kegiatan mu?
Pekerjaan
yang relevan untuk kamu adalah pekerjaan yang jam kerja nya sudah teratur.
Pekerjaan yang memiliki jam kerja teratur dan minim overtime akan memudahkan kamu menjadwalkan kegiatanmu sehari-hari. Sehingga
kamu memiliki jadwal bekerja, kuliah dan organisasi yang sudah teratur.
5. Kurangi
kegiatan tidak perlu dan Istirahat yang cukup
Bekerja,
kuliah dan organisasi adalah kegiatan yang menghabiskan waktu yang banyak dan
waktu yang sangat padat. Sehingga kamu perlu mengurangi kegiatan yang tidak
kamu perlukan. Kamu harus mengorbankan waktu bermain mu, waktu untuk nongkrong dan
kegiatan yang kamu rasa tidak perlu kamu lakukan. Sebaiknya gunakan waktu
luangmu dengan istirahat yang cukup untuk memenuhi energi saat kamu kembali
beraktivitas. Ketika tubuhmu sehat maka seluruh aktivitasmu akan berjalan
dengan lancar.
6. Komitmen
Ada
saatnya kamu memiliki titik lelah dan jenuh dalam menjalankan padatnya
aktivitas. Waktu tidur menjadi berkurang, kurangnya waktu untuk bermain. Kamu
perlu komitmen yang kuat agar kamu tidak mudah menyerah menjalankan pilihanmu,
semua waktu yang kamu korbankan tidak akan menjadi hal yang sia-sia, ingat
tujuan awalmu dalam mengambil pilihan. Dan perlu diingat jika kamu menyerah,
waktu yang sudah kamu korbankan akan menghilang begitu saja.
Komentar
Posting Komentar